Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 16:32 WIB
Agen AJB Bumiputera Merasa Nasibnya Ditelantarkan Manajemen -
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi -
Jumat, 19/03/2010 14:16 WIB
Asuransi Bumiputera 'Digoyang' Agen Penjual -
Jumat, 19/03/2010 13:46 WIB
PPATK Temukan 97 Transaksi Pendanaan Teroris di Bank Besar
Indeks Berita
Senin, 21/12/2009 13:15 WIB
SAT, Pejabat BI Paling Bertanggung Jawab Soal Bank Century
Herdaru Purnomo - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Mantan Gubernur BI Burhanuddin Abdullah buka suara. Menurutnya yang bertanggung jawab terhadap lemahnya pengawasan BI kepada Bank Century adalah Direktur Pengawasan Bank 1 BI berinisial SAT.
"Kalau soal Century, yang bertanggung jawab SAT tadi. Bahkan sampai saya jadi Gubernur pun, ada pelanggaran-pelanggaran lain yang dilakukannya (SAT) sesuai laporan BPK," tuturnya dalam rapat Pansus Century di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (21/12/2009).
Burhanuddin bercerita, dirinya kenal dengan SAT sebagai adik kelasnya di BI. "Saya angkatan keempat, dia angkatan kelima. Jabatan sebagai Direktur Pengawasan merupakan jabatan tertinggi dia. Dia itu di mata saya pintar dalam pekerjaan, sepanjang yang saya ketahui, dia itu baik," kisahnya.
Dirinya baru mengetahui SAT banyak melakukan manipulasi terkait Bank Century saat diwawancarai oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) bulan November 2009.
"Saya baru mengetahui manipulasi yang dilakukannya pada waktu saya diwawancarai BPK, November 2009 kemarin. Menurut saya dia (SAT) melakukan hal yang tidak benar dan tidak patut dilakukan. Kalau teledor satu kali tidak apa-apa, tapi kalau berkali-kali saya sulit menerimanya," tuturnya.
Seperti diketahui, dalam laporan hasil audit investigasi BPK soal Century ditemukan, dalam keterangan dan Surat Gubernur BI (BA/Burhanuddin Abdullah) kepada Pjs Gubernur BI tanggal 2 November.
BA menyatakan dirinya tidak pernah memberikan disposisi yang menyatakan merger mutlak diperlukan dan BA juga menyatakan telah terjadi manipulasi oleh Direktur Direktorat Pengawasan Bank 1/DPwB1 (SAT) dalam catatan yang disampaikan kepada Deputi Gubernur Senior (AN/Anwar Nasution) dan Deputi Gubernur (AP/Aulia Pohan).
Dalam audit tersebut dikatakan, pada 6 Desember 2004 BI memberikan persetujuan merger kepada 3 bank tersebut. Pemberian persetujuan merger tersebut dipermudah berdasarkan catatan DPwB1 yang berinisial SAT kepada Deputi Gubernur (AP) dan Deputi Gubernur Senior (AN) pada 22 Juli 2004.
(dnl/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (6 Komentar)
Baca juga :
- Burhanuddin: Saya Baru Kenal Robert Tantular di Tahanan
- Burhanuddin Tak Pernah Tahu Pemegang Saham Bank Century
- Burhanuddin: Bank Century Tak Termasuk Bank Sistemik
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



