Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 10:55 WIB
Bisnis Minimarket Tetap Tertutup Untuk Asing -
Sabtu, 20/03/2010 10:30 WIB
Pasokan Gas Untuk Pelanggan PGN Tak Akan Dipangkas -
Jumat, 19/03/2010 19:13 WIB
Gara-Gara Korek Api, RI-Turki Bakal 'Ribut' -
Jumat, 19/03/2010 18:01 WIB
Turki Lihai Kenakan Anti-Dumping Untuk Indonesia -
Jumat, 19/03/2010 17:46 WIB
Pemerintah Tak Sanggup Biayai Infrastruktur Sendirian -
Jumat, 19/03/2010 17:18 WIB
Pertamina Tetap Ngotot Impor Minyak Lewat Trader
Indeks Berita
Senin, 21/12/2009 14:07 WIB
Bunga KUR Diturunkan 2%
Ramdhania El Hida - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Hal ini disampaikan Menteri UKM Syarif Hasan usai rapat koordinasi di Kantor Menko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (21/12/2009).
"KUR dari 16% turun menjadi 14% kemudian untuk KUR mikro turun dari 24% menjadi 22 % maksimal ya," ujar Syarif.
Berdasarkan hasil rapat hari ini, tambah Syarif, pemerintah juga telah menetapkan 19 bank yang manjadi penyalur KUR, di antaranya 13 Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan 6 bank BUMN.
Mengenai jaminan KUR, Syarif menegaskan pemerintah meniadakan jaminan sebesar Rp 5 juta. "Jaminan 5 juta rupiah clear, tidak ada jaminan, tidak pakai jaminan," tegas Syarif.
Dengan kebijakan baru ini, tambahnya, pencapaian penyaluran KUR bisa sekitar Rp 220 triliun per tahun. "Insya Allah bisa tercapai Rp 220 triliun per tahun," harap Syarif.
(nia/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- Ambisi KUR Rp 100 Triliun Harus Bisa Ciptakan 14 Juta Pengusaha
- Pemerintah Berambisi Kucurkan KUR Rp 100 Triliun
- SBY Promosikan KUR ke Padagang Pasar
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



