Berita Lain

Indeks Berita



Rabu, 23/12/2009 19:27 WIB
Menneg BUMN: 3 Tantangan Direksi Baru PLN
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance


Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar menyampaikan tiga tantangan sektor kelistrikan yang harus segera direspon oleh jajaran direksi PT PLN (Persero) yang baru.

"Kegagalan dalam merespon, maka akan menjadi beban sosial dan beban subsidi,” ujar Mustafa dalam sambutannya pada acara Pelantikan Direksi dan Komisaris , di Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jalan Trunojoyo, Jakarta, Rabu (23/12/2009).

Menurut Mustafa ketiga tantangan yang harus segera direspon adalah krisis jangka pendek yang  menyangkut pendanaan khususnya untuk membiayai proyek tahun 2010. Kedua, PLN diminta untuk meningkatkan kapasitas dan kemampuan keuangan perseroan dan ketiga, mencari secara optimal cost reduction .

Untuk itu, ia menilai perlu dilakukan investasi baru untuk dapat memenuhi pertumbuhan listrik dan meningkatkan elektrifikasi. Ia juga meminta kepada jajaran direksi PLN untuk menyelesaikan proyek 10.000 MW tahap pertama tepat waktu.

Menurutnya penyelesaian proyek tersebut nantinya akan membantu PLN untuk menekan biaya pokok produksi listrik karena seluruh proyek 10.000 MW menggunakan bahan bakar batu bara sehingga efisiensi biaya operasional PLN akan meningkat.

"Selesainya proyek 10.000 MW akan memperbaiki bauran energi dari pembangkit listrik yang dimiliki PLN sehingga akan terjadi efisiensi biaya operasional," tegasnya.

(epi/dnl)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (5 Komentar)

Baca juga :


Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).