Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 18:01 WIB
Turki Lihai Kenakan Anti-Dumping Untuk Indonesia -
Jumat, 19/03/2010 17:46 WIB
Pemerintah Tak Sanggup Biayai Infrastruktur Sendirian -
Jumat, 19/03/2010 17:18 WIB
Pertamina Tetap Ngotot Impor Minyak Lewat Trader -
Jumat, 19/03/2010 15:56 WIB
DEN Rekomendasikan Kenaikan Harga Jual Listrik Swasta -
Jumat, 19/03/2010 15:29 WIB
Boediono: Jam Operasi Supermarket Tak Akan Dibatasi -
Jumat, 19/03/2010 15:17 WIB
Boediono Pimpin Komite Pengawas Anggaran Pendidikan
Indeks Berita
Rabu, 23/12/2009 19:33 WIB
Pengusaha: Dahlan Iskan Harus Bisa Stop Pemadaman Listrik
Suhendra - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
"Dengan adanya Dirut baru maka harus bisa melakukan perencanaan yang lebih baik sehingga tidak ada pemadaman seperti kemarin. Saya rasa perencanaan listrik dengan baik tidak akan ada pemadaman," kata Ketua Umum Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Stefanus Ridwan saat dihubungi detikFinance , Rabu (23/12/2009).
Ridwan menjelaskan sebagai pengusaha pengelola pusat perbelanjaan masalah listrik menjadi sangat vital karena hampir 60% biaya operasional gedung perbelajaan dikeluarkan untuk biaya listrik. Sehingga kata dia, sudah wajar kalau pihaknya menuntut perubahaan kepada Dahlan Iskan terutama soal pemadaman listrik.
"Moga-moga dengan adanyan Dirut baru, bisa terjadi perubahan, termasuk kebiasaan yang kurang bagus bisa dirubah," tegasnya.
Ia juga menyatakan terpilihnya Dahlan Iskan bisa memberikan sumbangan-sumbangan pemikiran baru dalam mengurus PLN. Di antaranya dalam mengelola manajemen pasokan listrik, perencanaan yang matang, dan menghapus penetapan harga listrik yang diskriminasi.
"Saya rasa bagus itu, supaya ada ide baru. Masak sudah lama merdeka masih ada saja pemadaman dan susah listrik, terutama di luar Jawa susah," katanya.
Sementara itu Wakil Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudrajat mengatakan, sektor industri tekstil sebagai sektor yang sangat membutuhkan listrik mengharapkan adanya perubahan dalam pengelolaan listrik di tubuh PLN. Masalah pemadaman, pasokan dan tarif listrik masih menjadi fokus sektor industri tekstil.
"Siapapun pengganti Fahmi Mochtar, akan berhadapan dengan sejumlah masalah, bukan hanya manajemen internal, tapi juga birokrasi dengan segala aturan yang mengikat, sehingga akan sulit untuk bisa lari kencang," kata Ade melalui pesan singkatnya.
Namun ia yakin Dahlan Iskan bisa melewati masalah-masalah tersebut termasuk dalam menekan segala pemborosan yang tidak perlu di tubuh PLN.
Sedangkan Sekretaris Jenderal Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Suryadi mengatakan terpilihnya Dahlan Iskan bisa menjadi titik awal baru bagi PLN karena latar belakang Dahlan yang berlatar belakang bisnis sangat cocok memimpin PLN.
Dikatakanya keunggulan Bos Jawa Pos Group yang berlatar belakang pebisnis diharapkan bisa menciptakan PLN yang lebih efisien, memimpin secara bisnis, menekan kerugian PLN dan lain-lain.
"Ini lebih baik dibandingkan dengan orang yang diluar entrepreneur, PLN itu suatu bisnis lebih baik dipegang oleh orang bisnis," tegasnya.
Namun kata dia, figur pribadi yang memimpin PLN sehebat apapun orangnya tidak akan berarti apa-apa jika tanpa dukungan dari jajaran di bawahnya termasuk direktur-direktur yang solid.
(hen/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (2 Komentar)
Baca juga :
- Menneg BUMN: 3 Tantangan Direksi Baru PLN
- Dahlan Dirut PLN
Mustafa: Tak Ada Kontrak Politik - Dahlan: PLN Belum Bisa Jadi Perusahaan Kelas Dunia Dalam 3 Tahun
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



