Forum Finance
- Turki Lihai Kenakan Anti-... pitulas
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 10:23 WIB
Dana Asing Terus Banjiri Surat Utang pemerintah -
Jumat, 19/03/2010 17:30 WIB
Bank Eksekutif Write Off Kredit Macet Rp 250 Miliar -
Jumat, 19/03/2010 16:32 WIB
Agen AJB Bumiputera Merasa Nasibnya Ditelantarkan Manajemen -
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi
Indeks Berita
Rabu, 23/12/2009 19:51 WIB
Perbanas: Century Diselamatkan, Kekhawatiran Perbankan Hilang
Herdaru Purnomo - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
"Keputusan KSSK membuat kekhawatiran bank-bank hilang, karena menyelamatkan seluruh sistem keuangan dengan menyelamatkan sebuah Bank," ujar Ketua Perbanas Sigit Pramono di Gedung Departemen Keuangan, Jakarta, Rabu (23/12/2009).
Sigit mengatakan pendapatnya bukan hanya berandai-andai atau sebuah omong kosong belaka. "Terbukti hingga kini sistem keuangan kita masih kuat. Kenyataan kemarin keputusan diambil dan selamatkan sangat tepat dan kita tidak bisa mundur dari pilihan-pilihan tersebut," jelasnya.
Seharusnya, menurut Sigit, persoalan akan muncul jika menyelamatkan Bank Century akan membuat sistem keuangan hancur baru. "Hal ini bukan untuk membela 1 sampai 2 pejabat, tetapi lebih kepada mempertahankan stabilitas sistem keuangan," katanya.
Negara lain menurut Sigit, seperti AS dimana puluhan bank ditutup. "Kita cuma satu, kenapa tidak bersyukur," tegasnya.
Sigit berpendapat saat ini yang harus dikhawatirkan adalah jika nantinya terjadi krisis, Indonesia belum punya undang-undang sebagai protokol krisis.
"Kenapa tidak fokuskan diri kita untuk mengurus hal itu. Apa nanti jika ada krisis lagi kita akan terus berulang-ulang bentuk Pansus. Undang-undang yang harus disusun ini nantinya akan bisa memperjelas definisi sistemik sehingga tidak ada dispute ke depannya," papar Sigit.
Dalam pertemuan dengan Menteri Keuangan, Sigit menjelaskan kekhawatiran yang terjadi disaat bank Century gagal kliring yang ditambah dengan adanya krisis global.
Kekhawatiran tersebut yakni :
- Fenomena perpindahan dana dari sekelompok bank ke kelompok bank lain yang dipersepsikan lebih aman. Atau flight to quality .
- Ada persoalan likuiditas sehingga pinjaman antar bank macet. Bank-bank tersebut tidak yakin terhadap kondisi mitra-mitranya. Bank yang kemarin bagus bisa berubah tiba-tiba, krisis likuiditas merupakan momok yang paling ditakuti bankir karena dampaknya bisa mematikan dan bikin bank kolaps.
- Negara tetangga terapkan blanket guarantee , sedangkan kita hanya Rp 2 miliar, maka jika ada resiko bank ditutup dan dana hanya diganti Rp 2 miliar maka apa yang dilakukan nasabah di bank lain? Karena nasabah dari dana di atas Rp 2 miliar lebih dari 60 persen total Dana Pihak Ketiga.
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (32 Komentar)
Baca juga :
- Sri Mulyani: Century Tak Diselamatkan, Biayanya Lebih Dari Rp 6,7 Triliun
- 3 Alasan BI Menganggap Century Sistemik
- Parahnya Kondisi Bank Century Sebelum Bailout
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



