Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 16:32 WIB
Agen AJB Bumiputera Merasa Nasibnya Ditelantarkan Manajemen -
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi -
Jumat, 19/03/2010 14:16 WIB
Asuransi Bumiputera 'Digoyang' Agen Penjual -
Jumat, 19/03/2010 13:46 WIB
PPATK Temukan 97 Transaksi Pendanaan Teroris di Bank Besar
Indeks Berita
Selasa, 29/12/2009 09:42 WIB
Depkeu Tunjuk 8 Bank Salurkan Dana APBN 2010 Hingga 2012
Ramdhania El Hida - detikFinance

Kedelapan bank tersebut adalah Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Sumut, Bank Bengkulu, Bank Kalbar, Bank Sulsel,dan, Bank Maluku.
Demikian disampaikan Dirjen Pembendaharaan Negara Herry Purnomo dalam sambutannya pada penandatanganan kontrak kerja 11 bank BO I dan persepsi di Gedung Depkeu, Jakarta, Selasa (29/12/2009).
Delapan bank tersebut hari ini akan melakukan penandatanganan kontrak dengan Departemen Keuangan untuk BO I dan sebagai bank/pos yang mewakili direksi bank/pos yang melayani masyarakat dalam hal penyetoran penerimaan negara (bank persepsi) tahun 2010.
Selain kedelapan bank tersebut, Depkeu juga menunjuk 3 bank lain sebagai bank persepsi. Ketiga bank itu yaitu CIMB Niaga, Citibank, dan BCA. Bank Persepsi adalah bank dan atau kantor pos yang ditunjuk Depkeu untuk membuka layanan setoran penerimaan APBN baik setoran pajak maupun bukan pajak dari masyarakat.
Pemilihan bank umum sebagai BO I merupakan bagian pendukung implementasi Treasury Single Account (TSA) yang menjadi sistem pengelolaan keuangan negara, di mana seluruh penerimaan dan pengeluaran negara dikelola dalam satu rekening, yaitu rekening Kas Umum Negara (KUN) di Bank Indonesia.
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri I Wayan Agus Mertayasa menyatakan keberhasilan menjadi BO I akan mendorong peningkatan bisnis di Bank Mandiri karena pembayaran belanja rutin pemerintah di daerah akan meningkatkan multiplier effect pada bisnis Bank Mandiri di berbagai segmen.
"Bank Mandiri memiliki komitmen untuk membantu pemerintah meningkatkan efisiensi dalanm pengelolaan keuangan Negara melalui service excellence yang dimiliki Mandiri untuk memenuhi kebutuhan transaksi Departemen Keuangan," kata Agus.
Potensi penerimaan dari kontrak Bank Operasional 1 untuk tahun 2010-2012 sekitar Rp 210 miliar. Sedangkan potensi kewajiban pemerintah pada BO 1 yang menyatakan jasa pelayanannya adalah sekitar Rp 209 juta.
(nia/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Dana Nasabah Besar Perbankan Capai Rp 885,57 Triliun
- Bank Tutup Sebagian 24 Desember
- Kalahkan Citibank, BTN Masuk 10 Bank Beraset Terbesar
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



