Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 15:29 WIB
Boediono: Jam Operasi Supermarket Tak Akan Dibatasi -
Jumat, 19/03/2010 15:17 WIB
Boediono Pimpin Komite Pengawas Anggaran Pendidikan -
Jumat, 19/03/2010 14:45 WIB
Menhut Ajukan Rp 3 Triliun di APBN-P 2010 Untuk Rehabilitasi Hutan -
Jumat, 19/03/2010 14:23 WIB
Menhut: Kasus Nestle dan Unilever Konsekuensi Global -
Jumat, 19/03/2010 14:04 WIB
Pemerintah Incar Pertumbuhan Ekonomi 6,3% di 2011 -
Jumat, 19/03/2010 13:59 WIB
Menteri ESDM Kritik Pelanggan Listrik Kaya yang Manja
Indeks Berita
Jumat, 01/01/2010 19:12 WIB
Pemerintah Hemat 7,4 Triliun Dari Subsidi BBM
Wahyu Daniel - detikFinance

Demikian disampaikan oleh Kepala Biro Humas Depkeu Harry Z. Soeartin mengenai realisasi APBN-P 2009 yang dikutip detikFinance, Jumat (1/1/2010).
"Rendahnya realisasi subsidi energi ini terutama berasal dari penghematan subsidi BBM karena realisasi harga Mean Oil Platts Singapore (MOPS) yang lebih rendah," ujarnya.
Anggaran subsidi energi pada APBN-P 2009 adalah Rp 99,9 triliun, namun realisasinya hanya Rp 94,5 triliun atau 94,6%.
Realisasi subsidi BBM mencapai Rp 45 triliun dari target Rp 52,4 triliun atau 85,9%. Namun realisasi subsidi listrik melonjak, dari target Rp 47,5 triliun menjadi Rp 49,5 triliun.
"Sementara realisasi subsidi non-energi sebesar Rp 64,9 triliun, atau 11,5% lebih tinggi dari targetnya karena pembayaran kekurangan subsidi pajak BBM tahun-tahun sebelumnya," papar Harry.
(dnl/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (7 Komentar)
Baca juga :
- Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 Capai 4,3% - 4,4%
- APBN-P 2009 Surplus Rp 38 Triliun
- Sri Mulyani: DPR Sudah Sangat Baik Sama Saya
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




