Berita Lain
-
Rabu, 08/09/2010 10:29 WIB
Agus Marto Kejar Utang 20 Bank Likuidasi Rp 23 Triliun -
Rabu, 08/09/2010 10:15 WIB
BI Rate Tetap, LPS Kembali Tahan Bunga Penjaminan -
Selasa, 07/09/2010 17:42 WIB
Bank Mandiri Kelola US$ 8 Juta/Bulan dari Penjualan Gas Blok Madura -
Selasa, 07/09/2010 16:40 WIB
Bank Mandiri Siap Naikkan Bunga Kredit -
Selasa, 07/09/2010 16:25 WIB
Bank Mandiri 'Pasrah' Memilih Bayar GWM Lebih Besar -
Selasa, 07/09/2010 15:53 WIB
Bank Mandiri Bisa Terus Lelang Aset Benua Indah
Indeks Berita
Rabu, 20/01/2010 17:51 WIB
BI Curigai Sindikat Internasional Jadi Dalang Pembobolan ATM
Herdaru Purnomo - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Demikian disampaikan oleh Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Budi Rochadi dalam jumpa pers di Gedung BI, Jalan Thamrin, Jakarta, Rabu (20/1/2010).
"Ini dilakukan dari kecurigaan sindikat internasional karena pemanfaatan data ini dilakukan di luar negeri," ujarnya.
Budi mengatakan, laporan mengenai adanya pembobolan ATM ini awalnya terjadi pada 16 Januari 2010. Menanggapi adanya laporan ini, BI meminta bank bersangkutan untuk segera melakukan tindakan pengamanan.
"Bank harus lebih melakukan pengamanan secara ketat agar datanya tidak dicuri. karena pencurinya melakukan data card dengan alat skimming . Pin diintip, dan penjahat pasang kamera juga," jelasnya.
Dikatakan Budi, jumlah ATM yang datanya dicurigai telah dicuri hanya sebanyak 13 ATM. "Perlu dilakukan pengamanan sehingga menyulitkan orang mencuri data, dan melakukan pengintipan," tutupnya.
BI sampai saat ini telah menerima laporan pembobolan rekening nasabah lewat ATM pada 6 bank, yaitu BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Permata, dan BII.
(dnl/dnl)
GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Transaksi via Internet Banking BCA Juga Terganggu
- Inflasi Naik, BI Rate Bisa Capai 8% di 2010
- BI Ikut Investigasi Raibnya Uang Nasabah BCA di Bali
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).









---125x125.gif)
