Berita Lain
-
Rabu, 08/09/2010 10:29 WIB
Agus Marto Kejar Utang 20 Bank Likuidasi Rp 23 Triliun -
Rabu, 08/09/2010 10:15 WIB
BI Rate Tetap, LPS Kembali Tahan Bunga Penjaminan -
Selasa, 07/09/2010 17:42 WIB
Bank Mandiri Kelola US$ 8 Juta/Bulan dari Penjualan Gas Blok Madura -
Selasa, 07/09/2010 16:40 WIB
Bank Mandiri Siap Naikkan Bunga Kredit -
Selasa, 07/09/2010 16:25 WIB
Bank Mandiri 'Pasrah' Memilih Bayar GWM Lebih Besar -
Selasa, 07/09/2010 15:53 WIB
Bank Mandiri Bisa Terus Lelang Aset Benua Indah
Indeks Berita
Kamis, 21/01/2010 07:11 WIB
Segera Ganti PIN ATM Anda
Nurul Qomariyah - detikFinance
"Demi keamanan, Gantilan PIN ATM Anda secara berkala," demikian pengumuman dari BCA yang dikutip dari situsnya, Kamis (21/1/2010).
Sementara sebuah pesan berantai yang menyebar lewat fasilitas BlackBerry Messanger (BBM) juga beredar soal keamanan ATM. Dalam pesan berantai yang mengutip sumber Wistina Gita Utami dari divisi Risk Management BCA tersebut, juga terdapat anjuran untuk segera mengganti PIN.
"Untuk nasabah BCA di Bali, diwajibkan ganti kartu ATM. Dan untuk nasabah BCA lainnya, dianjurkan untuk ganti PIN ATM," demikian pesan berantai yang mengatasnamakan Wistina dari BCA tersebut. Belum dikonfirmasi apakah info ini resmi dari BCA.
Disebutkan pula, kasus pembobolan ATM tersebut beroperasi di ATM yang switching karena tidak ada kamera. BCA kini sudah melakukan kontrol pengamanan yang lebih ketat lagi.
Pihak BCA dalam siaran pers resminya kemarin memang mengatakan bahwa kasus pembobolan memang terjadi karena adanya pengintipan PIN .
Bank Indonesia juga memberikan kiat-kiat untuk menghindari praktek ilegal atas kartu ATM oleh pihak yang tidak berhak. Tipsnya adalah:
- Rutin mengganti PIN
- Menutup angka saat memasukkan nomor PIN
- Memasukkan kembali kartu ATM ke mesinnya seusai melakukan transaksi dan memasukkan nomor PIN lain yang salah untuk mengecoh dan kemudian membatalkan proses tersebut.
Sementara Bank Indonesia kemarin menengarai pembobolan ATM dilakukan oleh sebuah sindikat pembobol ATM internasional, karena modus pemanfaatan data ATM biasa dilakukan di luar negeri.
Deputi Gubernur BI Budi Rochadi kemarin mengatakan, laporan mengenai adanya pembobolan ATM ini awalnya terjadi pada 16 Januari 2010. BI sampai saat ini telah menerima laporan pembobolan rekening nasabah lewat ATM pada 6 bank, yaitu BCA, Bank Mandiri, BNI, BRI, Bank Permata, dan BII.
Di Bali, rata-rata uang yang diambil pelaku dari korban sekali transaksi mulai Rp 8,5 juta hingga Rp 145 juta. Aksi pembobolan ini dilakukan mulai Sabtu 16 Januari hingga 20 Januari 2010. (qom/qom)
GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (12 Komentar)
Baca juga :
- Hindari Pembobolan ATM, Kartu Harus Berbasis Chip
- BI: Pengguna ATM Tak Perlu Panik, Kerugian Ditanggung Bank
- BI Curigai Sindikat Internasional Jadi Dalang Pembobolan ATM
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).









---125x125.gif)
