Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 10:23 WIB
Dana Asing Terus Banjiri Surat Utang pemerintah -
Jumat, 19/03/2010 17:30 WIB
Bank Eksekutif Write Off Kredit Macet Rp 250 Miliar -
Jumat, 19/03/2010 16:32 WIB
Agen AJB Bumiputera Merasa Nasibnya Ditelantarkan Manajemen -
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi
Indeks Berita
Kamis, 21/01/2010 13:14 WIB
3 Nasabah BRI Juga Dibobol Rp 48,5 Juta Lewat ATM
Whery Enggo Prayogi - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Tiga orang nasabah BRI ini semuanya berasal dari Bali yaitu dari daerah Kuta, Renon, dan Ubud.
"Nasabah Kuta dan Renon melaporkan kemarin malam, sedangkan Ubud baru tadi siang," ujar Sekretaris Perusahaan BRI Muhammad Ali dalam jumpa pers di kantornya, Jalan Sudirman, Jakarta, Kamis (21/1/2010).
Ali mengatakan, dari identifikasi tim IT, uang nasabah tersebut dibobol lewat pengambilan tunai di Moskow dan Toronto melalui jaringan ATM Cirrus. BRI telah mengirim tim IT untuk melakukan pengecekan secara fisik apakah benar nasabah tersebut tidak mengambil uangnya lewat ATM.
Untuk mengantisipasi berulangnya kejadian pembobolan lewat ATM ini, BRI meminta seluruh unit kerjanya di berbagai daerah yang jumlahnya 6.421 unit kerja untuk mengimbau nasabah pengguna ATM mengganti nomor PIN ATM-nya saat ini.
Sebelumnya BNI dan BCA juga menjadi salah satu incaran pembobol bank. Sebanyak 19 nasabah BNI telah melaporkan mengalami pembobolan melalui ATM di Denpasar, Bali dengan kerugian sebesar Rp 200 juta.
(dnl/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Segera Ganti PIN ATM Anda
- 2 ATM Dibobol, BNI Intensifkan Pengawasan dan Sweeping
- Hindari Pembobolan ATM, Kartu Harus Berbasis Chip
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



