Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Selasa, 09/02/2010 07:01 WIB
Dow Jones Ambles di Bawah 10.000
Nurul Qomariyah - detikFinance

Foto: Reuters
Investor melepas saham-saham perbankan sehubungan dengan terus meningkatnya kekhawatiran seputar masalah utang negara-negara Eropa. Saham Bank of America merosot 3%, JPMorgan turun 2,2%. Indeks S&P Financial turun 2,2% dan indeks bank KBW turun 1,5%.
Kekhawatiran seputar masalah kesinambungan fiskal akibat besarnya utang dari Yunani, Portugal dan Spanyol telah mengguncang pasar saham dalam 2 pekan terakhir. Investor memilih meninggalkan aset-aset yang berisiko untuk sementara waktu.
"Pasar masih tertekan oleh kekhawatiran seputar Eropa dan saham-saham bank tertekan lebih besar karena kemungkinan mereka memiliki eksposure pada isu surat utang, terutama pada Yunani," ujar Frank Pavilonis, analis senior Lind-Waldock seperti dikutip dari Reuters, Selasa (9/2/2010).
Pada perdagangan Senin (8/2/2010), indeks Dow Jones industrial average ditutup merosot 103,84 poin (1,04%) ke level 9.908,39. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 9,45 poin (0,89%) ke level 1.056,74 dan Nasdaq melemah 15,07 poin (0,70%) ke level 2.126,05.
Saham-saham sektor finansial juga mendapatkan tekanan sehubungan dengan rencana Obama menerapkan aturan yang lebih ketat pada sektor ini guna meredam pengambilan risiko yang besar-besaran. Namun investor khawatir rencana tersebut justru akan menggerus laba dari perusahaan-perusahaan finansial.
Volume perdagangan di New York Stock Exchange mencapai 7,91 miliar, di bawah rata-rata tahun lalu yang mencapai 9,65 miliar.
(qom/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- IHSG Turun Paling Tajam di Asia
- IHSG Terendah Sepanjang 2010
- Rupiah Lesu, IHSG Terpuruk di Bawah 2.500
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



