Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Selasa, 09/02/2010 11:40 WIB
PTPP Bidik Kenaikan Laba 120% di 2010
Whery Enggo Prayogi - detikFinance

Foto: dok.detikFinance
Demikian disampaikan Direktur Utama PTPP Musyanif seusai pencatatan saham perdana di Bursa Efek Indonesia (BEI), SCBD, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
"Kita akan alami cost infrastructure eficiency. Tahun 2010 sales kita prediksi akan naik 50%, sedangkan profit 120%. Tahun lalu kita mencatat profit Rp 163 miliar dan sales Rp 4,2 triliun," kata Musyanif.
Menurutnya, catatan kinerja yang akan dihasilkan pada tahun ini didasarkan atas raihan kontrak baru sebesar Rp 9,6 triliun. Hingga total order book (kontrak) tahun ini mencapai Rp 16,2 triliun.
"Selain kontrak organik kita diperkirakan mencapai Rp 9,6 triliun, juga ada investasi power plan dengan KDL (Krakatau Daya Listrik) sekitar Rp 3,4 triliun. Ini ada penambahan kontrak pengerjaan JO (Join Venture) dengan Jasa Marga Aloha-Wonokromo Rp 1,8-2 triliun. Tol satu lagi Serpong-Cinere, dengan nilai yang sama. Carry over dari 2009 sebesar Rp 2,6 triliun," ujarnya.
Sementara itu, raihan kontrak perseroan yang ada di Saudi Arabia mencapai Rp 2,1 triliun. Dengan bekerja sama dengan perusahaan kontruksi Bin Laden, PTPP mengerjakan dua proyek di Jeddah dan Riyad. Nilainya mencapai Rp 800 miliar.
"Ada lagi empat kontrak, diantaranya mendirikan pusat ekonomi seperti SCBD dan buat King Abdul Aziz University," paparnya.
Hotel juga siap dibangun di Madinah pada awal tahun 2011. Nilainya kontrak mencapai Rp 1,2-1,3 triliun. "Kita akan lakukan persiapan dipertengahan tahun 2010 (Hotel)," ucapnya.
(wep/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Tamu Kedua BEI, Saham PTPP Dibuka Naik Rp 10
- Saham Perdana PP Kelebihan Permintaan 1,7 kali
- Investor Beli Saham Perdana PP Seharga Rp 750-800
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



