Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 17:21 WIB
Indocement Bidik Pertumbuhan Penjualan 6% di 2010 -
Jumat, 19/03/2010 17:19 WIB
Recapital Siap Eksekusi Rights Issue Bank Eksekutif Hingga Rp 500 M -
Jumat, 19/03/2010 16:55 WIB
Ubah Skema Akuisisi Bank Eksekutif, Recapital Cs Taruh Deposito Rp 180 M -
Jumat, 19/03/2010 16:48 WIB
Indocement Bangun PLTU Senilai US$ 150 Juta -
Jumat, 19/03/2010 16:09 WIB
IHSG Cetak 5 Poin Dalam Volatilitas Tinggi -
Jumat, 19/03/2010 16:02 WIB
BTPN Terbitkan Obligasi Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Selasa, 09/02/2010 11:58 WIB
Telkom Bantah Alami Penurunan Kinerja Keuangan 2009
Indro Bagus SU - detikFinance

Dalam Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR, Deputy Menteri Negara BUMN Bidang Pertambangan, Industri Strategis, Energi dan Telekomunikasi (PISET) Sahala Lumban Gaol mengungkapkan, selama tahun 2009 Telkom membukukan laba bersih sebesar Rp 9,3 triliun, yang berarti turun dibanding laba bersih tahun sebelumnya yang mencapai Rp 10,619 triliun.
"Angka Rp 9,3 triliun yang dikemukakan oleh Deputy Menteri BUMN tersebut adalah laba bersih untuk 9 bulan pertama (sampai dengan September) 2009, bukan laba selama tahun 2009. Jadi perbandingan tersebut tidak apple to apple dari sisi waktu," papar Vice President Public and Marketing Communication TLKM, Eddy Kurnia dalam rilisnya, Selasa (9/2/2010).
Dalam laporan keuangannya, TLKM memang mencatat laba bersih sebesar Rp 9,3 triliun hingga triwulan III-2009. Angka ini kemarin diungkapkan oleh Sahala sebagai laba bersih TLKM untuk 1 tahun penuh 2009.
Namun rupanya, telah terjadi kesalahan data. Sebagaimana dikatakan Eddy, TLKM masih membukukan pertumbuhan kinerja sepanjang 2009. Hanya saja, perseroan belum dapat mengumumkan data keuangan setahun penuh 2009 kepada publik.
Kesalahan data laba bersih tersebut, baik secara langsung maupun tidak langsung, telah menyebabkan harga saham TLKM mengalami tekanan jual dan turun cukup tajam.
Pada perdagangan akhir pekan lalu, harga saham TLKM masih berada di level Rp 8.950 per saham. Namun dalam dua hari berturut-turut pekan ini, harga saham TLKM telah mengalami koreksi sebesar Rp 450 (5,02%) ke level Rp 8.500 per saham dibanding penutupan akhir pekan lalu.
(dro/qom)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Tuntaskan Akuisisi Media, Telkom Siapkan Layanan E-Health
- Selisih Kurs Ganggu Laba BUMN Telekomunikasi
- Telkom Seleksi 6 Penjamin Emisi Obligasi Rp 2 Triliun
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



