Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Jumat, 19/03/2010 16:32 WIB
Agen AJB Bumiputera Merasa Nasibnya Ditelantarkan Manajemen -
Jumat, 19/03/2010 16:27 WIB
Ghandi Ganda Putra Jadi Dirut Bank Eksekutif -
Jumat, 19/03/2010 15:46 WIB
Update
BTN Turunkan Bunga Kredit per 1 April -
Jumat, 19/03/2010 14:53 WIB
'Goyang' Manajemen, Agen AJB Bumiputera Ajukan 8 Aspirasi -
Jumat, 19/03/2010 14:16 WIB
Asuransi Bumiputera 'Digoyang' Agen Penjual -
Jumat, 19/03/2010 13:46 WIB
PPATK Temukan 97 Transaksi Pendanaan Teroris di Bank Besar
Indeks Berita
Selasa, 09/02/2010 11:52 WIB
Duet Mandiri dan BRI Pimpin Pembiayaan Industri Pertahanan
Suhendra - detikFinance
"Ada perbankan akan mem-backup, yang memimpin konsorsium Agus Marto (Bank Mandiri) dan BRI Sofyan," kata Menteri Perindustrian MS Hidayat saat ditemui di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
Hidayat menjelaskan setidaknya saat ini sudah 6 industri pertahanan yang akan mendapat order permintaan alutsista dari pemerintah. Rencananya mulai disepakati pembiayaan anggaran untuk pengadaan peralatan pertahanan memakai mekanisme multiyears atau kontinyu.
Namun Hidayat tidak mengatakan berapa jumlah komitmen kredit yang akan diberikan oleh 2 bank tersebut kepada industri pertahanan.
"Ada skim multiyears, sehingga industri ini akan dapat kepastian order dan di-back up oleh perbankan nasional," katanya.
Seperti diketahui pemerintah tengah melakukan revitalisasi Industri pertahanan strategis yang merupakan bagian dari program pemerintah 5 tahun ke depan. Di antaranya dengan memberikan order secara kontinyu bagi BUMN strategis bidang pertahanan, yaitu dengan pembiayaan perbankan yang mendukung penuh. (hen/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Kembangkan Bisnis Remitansi, Bank Mandiri Gandeng Bank SBI
- Kegiatan Bank Asing di Sektor Riil Harus Dibatasi
- Penyaluran KUR oleh BRI Susut Rp 1,54 Triliun
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).




