Forum Finance
- Mendukung Menara BUMN seb... antoderman
- Mungkin G TAHUN 2014 ORG ... ipgiwantrisna
- Proses Penciptaan Uang Ol... jackganteng
- Kapitalis Vs Sariah... bramgreenday
- Indonesia akan jadi kekua... Obamafans
- cara radikal mengangkat n... pudjo26
Berita Lain
-
Sabtu, 20/03/2010 15:04 WIB
Harga Emas Bergeming -
Sabtu, 20/03/2010 14:05 WIB
Penerimaan Bea Cukai Capai Rp 17,549 Triliun -
Sabtu, 20/03/2010 13:54 WIB
Sebelum Obama Datang, SBY Harus Perbaiki Tata Ekonomi RI -
Sabtu, 20/03/2010 13:24 WIB
Keluh Kesah Petani Rotan Indonesia -
Sabtu, 20/03/2010 12:09 WIB
Makin Akrab dengan AS, RI Makin Untung -
Sabtu, 20/03/2010 11:56 WIB
Industri Diminta Hemat Konsumsi Gas
Indeks Berita
Selasa, 09/02/2010 16:55 WIB
Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 Diproyeksi 4,4-4,5%
Ramdhania El Hida - detikFinance
Demikian disampaikan pengamat ekonomi dari ECONIT Hendri Saparini saat ditemui usai acara Deklarasi Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) di Perpustakan Nasional, Jalan Salemba, Jakarta, Selasa (9/2/2010).
"Kalau dari Econit memperkirakan pertumbuhan ekonomi 2009 antara 4,4-4,5%," ujarnya.
Hendri menilai kebijakan ekonomi tahun lalu dengan menarik hot money dan pembiayaan APBN melalui utang mampu memberikan dorongan terhadap pertumbuhan ekonomi negara ini.
"Ternyata kebijakan ekonomi 2009 kita sangat mendorong pertumbuhan ekonomi dengan menarik dana-dana hot money dan untuk membiayai APBN dari utang luar negeri yang ongkosnya sangat mahal. Ini yang mendorong pertumbuhan ekonomi yang luar biasa," jelasnya.
Namun, Hendri menegaskan cara peningkatan pertumbuhan ekonomi seperti ini malahan membentuk pertumbuhan ekonomi yang rapuh karena tidak meningkatkan perekonomian rakyat apalagi dengan ongkos yang mahal yaitu melalui utang.
"Sektor yang menyerap yakni manufaktur, tumbuh hanya 1,4%, pertanian 3,4% tapi bukan pertanian rakyat. Jadi, pertumbuhan ekonomi tinggi tadi tapi dengan ongkos mahal dan rapuh, serta ada ketidakadilan hasil-hasil kepada masyarakat," ujarnya.
Rencananya, pertumbuhan ekonomi tahun 2009 Indonesia akan disampaikan Badan Pusat Statistik (BPS) pada esok hari. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada 2009 sebesar 4,3%.
(nia/dnl)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (1 Komentar)
Baca juga :
- BPS: Pertumbuhan Ekonomi RI 2009 di Atas 4,3%
- Ekonomi RI 2009 Hanya 2,9% Jika Minus Stimulus
- BI Lebih Pesimistis Soal Pertumbuhan Ekonomi RI di 2010
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).



