Berita Lain
-
Minggu, 05/09/2010 16:12 WIB
Jamu RI Kalah Pamor dengan Jamu Malaysia -
Minggu, 05/09/2010 14:36 WIB
Mulai November 2010, Jawa-Bali Dapat Tambahan Daya 330 MW -
Minggu, 05/09/2010 12:58 WIB
Fauzi Bowo : Jangan Terlalu Mudah Bawa Sanak Saudara Adu Nasib di Jakarta -
Minggu, 05/09/2010 12:28 WIB
Industri Jamu Resah Maraknya 'Jamu' Oplosan -
Sabtu, 04/09/2010 17:08 WIB
Puncak Mudik Selasa, ASDP Kerahkan 28 Kapal Ferry -
Sabtu, 04/09/2010 16:04 WIB
Penjual Parsel Cikini Mengaku Bebas Makanan Kadaluarsa
Indeks Berita
Kamis, 11/03/2010 17:47 WIB
Eco Product Belum Untungkan Produsen Furnitur
Suhendra - detikFinance
Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Permbelan dan Kerajinan Indonesia (Asmindo) Ambar Tjahyono saat ditemui di sela-sela acara pameran IFFINA di JIExpo Kemayoran, Jkarta, Kamis (11/3/2010).
"Efeknya tidak terlalu, efek itu masih mimpilah," tegas Ambar.
Ia mengatakan selama ini lembaga-lembaga sertifikasi produk ramah lingkungan dalam negeri maupun asing menjanjikan adanya harga khusus atau premium price yang diberikan buyer (pembeli) atau pasar bagi produk yang tersertifikasi atau eco lable. Namun justru beberapa buyer menganggap eco lable berdampak harga yang tinggi.
"Bagi lembaga-lembaga sertifikasi tolong dong imbau juga para buyer, agar tidak memandang produk eco lable lebih mahal, jangan hanya kita saja yang disuruh eco lable," katanya.
Namun kata Ambar, masalah yang menjadi konsen Asmindo bukanlah soal serifikasi produknya namun yang penting adalah soal pelestarian hutan. Sertifikasi juga dipandang bisa memberikan keuntungan dari sisi pencitraan meski belum sampai pada keuntungan harga produk lebih tinggi.
Sebelumnya Menteri Perindustrian MS Hidayat berjanji akan mengusulkan pemberian insentif bagi produk-produk yang ramah lingkungan. Sehingga upaya untuk mendorong produk ramah lingkungan, tak terkecuali produk furnitur perlu didorong.
"Mulai tahun ini kita akan mendorong green dan eco product sebagai bagian yang dipikul Indonesia dalam memenangkan industri yang ramah lingkungan," katanya di tempat yang sama.
(hen/dnl)
GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (0 Komentar)
Belum ada komentar yang masuk
Baca juga :
- Geliat Pertumbuhan Industri Mamin Bisa Gerus Devisa
- Industri Mamin Kecil Masih Rentan Gunakan Bahan Berbahaya
- Pengusaha Tekstil Siap Boikot Rencana Kenaikan TDL
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).









---125x125.gif)
