Berita Lain

Indeks Berita



Jumat, 30/07/2010 10:46 WIB
Pertamina Hanya Keluarkan Izin untuk 20 SPBU Baru
Nurseffi Dwi Wahyuni - detikFinance


Jakarta - PT Pertamina (Persero) hanya akan memberikan 20 izin pembangunan stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) baru hingga akhir tahun ini.

"Sekarang ini kan masih banyak yang antre. Tapi pada tahun ini, kami akan membatasi hanya memberikan izin untuk bangun 20 SPBU di seluruh Indonesia," jelas  Direktur Pemasaran dan Niaga Pertamina, Djaelani Sutomo.

Ia menyampaikan hal itu dalam acara sosialisasi penggunaan tabung elpiji 3 Kg di Jalan Petamburan 1, Jakarta, Jumat (30/7/2010).

Djaelani menjelaskan, pembatasan pemberian izin baru pembangunan SPBU tersebut dilakukan agar omzet yang dimiliki para pengusaha SPBU lama tidak menurun signifikan. Mengingat saat ini jumlah SPBU di seluruh Indonesia sudah mencapai 4.750 SPBU.

"Kita tidak bisa kasih izin banyak-banyak karena kalau SPBU lama omzetnya turun kan kasihan juga," ungkapnya.

Selain membatasi pemberian izin, Pertamina juga berencana untuk membongkar SPBU yang sudah rusak dan tidak layak operasi.

"Kaya SPBU-SPBU di Pantura itu kan banyak yang rusak dan tidak terawat karena tidak punya modal. Kita akan lihat apa sebaiknya itu dirawat atau kalau perlu dibongkar total," ungkapnya.

Djaelani menambahkan, pada tahun ini Pertamina (Persero) akan memberikan sertifikat 'Pasti Pas' kepada 500 SPBU yang sudah ada. Saat ini, dari 4.750 SPBU, tercatat sudah ada  2.700 SPBU yang bersertifikat Pasti Pas.

"Tambah 500 SPBU Pasti Pas itu  sudah bagus. Lagipula SPBU kan tambahnya cepat. Jadi kalau SPBU baru itu bisa langsung dapat Pasti Pas," tambahnya.

(epi/qom)

GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)


Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Komentar terkini (0 Komentar) Belum ada komentar yang masuk

Baca juga :



Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).