Berita Lain
-
Rabu, 08/09/2010 10:29 WIB
Agus Marto Kejar Utang 20 Bank Likuidasi Rp 23 Triliun -
Rabu, 08/09/2010 10:15 WIB
BI Rate Tetap, LPS Kembali Tahan Bunga Penjaminan -
Selasa, 07/09/2010 17:42 WIB
Bank Mandiri Kelola US$ 8 Juta/Bulan dari Penjualan Gas Blok Madura -
Selasa, 07/09/2010 16:40 WIB
Bank Mandiri Siap Naikkan Bunga Kredit -
Selasa, 07/09/2010 16:25 WIB
Bank Mandiri 'Pasrah' Memilih Bayar GWM Lebih Besar -
Selasa, 07/09/2010 15:53 WIB
Bank Mandiri Bisa Terus Lelang Aset Benua Indah
Indeks Berita
Sabtu, 31/07/2010 17:25 WIB
Dana Asing Masuk Rp 14 Triliun Dalam Sebulan
Herdaru Purnomo - detikFinance

Foto: dok. detikFinance
Demikian disampaikan Gubernur Bank Indonesia terpilih Darmin Nasution di Gedung Bank Indonesia, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Sabtu (31/07/2010).
"Memang kan saya kemaren cerita, bahwa perubahan kurs yang tiba-tiba menguat karena data ekonomi AS tidak menggembirakan sementara Asia termasuk Indonesia lebih baik dari perkiraan semula," ujar Darmin.
Ia mengatakan, para pemilik dana dan investor melihat asia jauh lebih menjanjikan. Darmin memaparkan saat ini dana masuk ke Indonesia tertuju kepada SUN dan saham.
"Dulu memang ke SBI sebagian besar tetapi karena sekarang sudah diatur minimal holding sebulan, dana SBI cenderung tidak berubah.
"Selama Juli 2010 kalau tidak salah dari luar uang masuk kira-kira Rp 13-14 triliun, itu tapi semuanya terutama masuk di SUN baru yang kedua saham," jelasnya.
Ia mengatakan, derasnya dana asing yang masuk memang menyebabkan rupiah cenderung menguat kearah dibawah Rp 9.000 per dollar AS. "Tapi kita juga tidak diam saja, kita perhatikan kepentingan pelaku ekonomi termasuk antara eksporit dan impotir," tutupnya.
(dru/ang)
GRATIS! puluhan voucher pulsa! ikuti terus berita dari DetikFinance di Hape-mu.
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Komentar terkini (3 Komentar)
Baca juga :
- Jelang Puasa, BI Siapkan Stok Uang Tunai Rp 49 Triliun
- Agus Marto Pengen Ikut Tanda Tangan Uang Kertas
- BI: Devisa Turun US$ 4 Miliar Untuk Jaga Pelemahan Rupiah
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).
Informasi pemasangan iklan
hubungi Ajeng di ajeng@detik.com,
telepon 021-7941177 (ext.518).









---125x125.gif)
